Satu-Satunya Jalan
演唱:Meowtastic Studio(Verse 1)
Kutatap dunia dengan senyum palsu
Tapi jiwaku penuh debu
Luka lama kusembunyikan rapi
Seolah tak pernah terjadi
(Pre-Chorus)
Kubiarkan waktu berlalu
Berharap semua membeku
Tapi luka tak bisa hilang
Jika terus dipendam dalam diam
(Chorus)
Takkan sembuh bila terus disimpan
Air mata tak bisa ditahan
Semua sakit yang kupeluk
Hanya buatku makin rapuh
Satu-satunya jalan untuk hidup
Harus ikhlas, harus cukup
Maafkan semua
Dan biarkan pergi semua
(Verse 2)
Kupasang topeng di tiap langkah
Menipu dunia, seakan tak lelah
Tapi malam tahu segalanya
Tentang jiwa yang luka tanpa suara
(Pre-Chorus)
Kusalahkan waktu dan nasib
Tapi hatiku tetap tertusuk duri
Hingga akhirnya kusadar pelan
Harus kubuka luka dengan tangan
(Chorus)
Takkan sembuh bila terus disimpan
Air mata tak bisa ditahan
Semua sakit yang kupeluk
Hanya buatku makin rapuh
Satu-satunya jalan untuk hidup
Harus ikhlas, harus cukup
Maafkan semua
Dan biarkan pergi semua
(Bridge – Spoken Word / Lirik Bebas)
Aku pernah jadi tahanan, jadi penjaga
Menjaga luka, seperti warisan keluarga
Tapi rasa sakit bukan piala
Ia hanya api, membakar tanpa jeda
Dan meski mereka tak pernah minta maaf
Aku tak mau hidupku jadi gelap
(Final Chorus – Lebih emosional)
Takkan sembuh bila terus disimpan
Air mata tak bisa ditahan
Biarkan luka terbuka
Agar sembuh perlahan juga
Satu-satunya jalan tuk bertahan
Adalah memaafkan dan berjalan
Lepaskan semua
Biarkan pergi semuanya
(Outro – Instrumental + Lirik lembut)
Biarkan pergi…
Maafkan yang lalu…
Baru kau bisa…
Hidup penuh cahaya…
Kutatap dunia dengan senyum palsu
Tapi jiwaku penuh debu
Luka lama kusembunyikan rapi
Seolah tak pernah terjadi
(Pre-Chorus)
Kubiarkan waktu berlalu
Berharap semua membeku
Tapi luka tak bisa hilang
Jika terus dipendam dalam diam
(Chorus)
Takkan sembuh bila terus disimpan
Air mata tak bisa ditahan
Semua sakit yang kupeluk
Hanya buatku makin rapuh
Satu-satunya jalan untuk hidup
Harus ikhlas, harus cukup
Maafkan semua
Dan biarkan pergi semua
(Verse 2)
Kupasang topeng di tiap langkah
Menipu dunia, seakan tak lelah
Tapi malam tahu segalanya
Tentang jiwa yang luka tanpa suara
(Pre-Chorus)
Kusalahkan waktu dan nasib
Tapi hatiku tetap tertusuk duri
Hingga akhirnya kusadar pelan
Harus kubuka luka dengan tangan
(Chorus)
Takkan sembuh bila terus disimpan
Air mata tak bisa ditahan
Semua sakit yang kupeluk
Hanya buatku makin rapuh
Satu-satunya jalan untuk hidup
Harus ikhlas, harus cukup
Maafkan semua
Dan biarkan pergi semua
(Bridge – Spoken Word / Lirik Bebas)
Aku pernah jadi tahanan, jadi penjaga
Menjaga luka, seperti warisan keluarga
Tapi rasa sakit bukan piala
Ia hanya api, membakar tanpa jeda
Dan meski mereka tak pernah minta maaf
Aku tak mau hidupku jadi gelap
(Final Chorus – Lebih emosional)
Takkan sembuh bila terus disimpan
Air mata tak bisa ditahan
Biarkan luka terbuka
Agar sembuh perlahan juga
Satu-satunya jalan tuk bertahan
Adalah memaafkan dan berjalan
Lepaskan semua
Biarkan pergi semuanya
(Outro – Instrumental + Lirik lembut)
Biarkan pergi…
Maafkan yang lalu…
Baru kau bisa…
Hidup penuh cahaya…